Drama Korea – Pernikahan dan Cinta

Drama Korea Pernikahan dan Cinta
Drama Korea Pernikahan dan Cinta

Drama Korea – Pernikahan dan Cinta | Banyak pecinta sinetron korea menduga, bahwa pernikahan adalah bukti dari sebuah cinta yang syahdu. Ketika pasangan yang romantis habis itu tidak jadi melangggeng ke pelaminan, itu artinya adalah cinta yang kandas.

Hanya segelintir orang yang memahami, bahwa pernikahan itu bukanlah urusan cinta-cintaan, melainkan ia adalah Ikatan Pertanggung Jawaban. Bukti bahwa ia merupakan ikatan pertanggung jawaban adalah; diadakannya perjanjian (Akad) untuk bertanggung jawab dihadapan Tuhan Yang Maha Esa. Tidak cukup dengan itu saja, di zaman now bahkan ditambahkan lagi, atau dibuatkan dan diterbitkan lagi juga surat perjanjian tertulis berupa buku nikah dan catatan sipil sebagai bukti otentik bahwa perjanjian (akad) untuk bertanggung jawab sudah dilakukan.

“Maksudnya gimana sih itu Bang?” Tanya Risauwati yang duduk disebelahku sembari sibuk dengan hp-nya sendiri…

“Singkatnya begini; Cinta tidak memerlukan syarat dan persyaratan, sementara pernikahan kudu punya syarat, yaitu akad sebagai bentuk pertanggung jawaban. Cinta sifatnya universal, karenanya banyak kita saksikan orang saling mencintai  tetapi tidak belanjut kejenjang pernikahan, dan sebaliknya, ada yang sudah menikahi seseorang tetapi ia masih tetap mencintai mantan kekasihnya.

Cinta bisa menyusup kerelung-relung hati dan jiwa tanpa harus ada ikatan formalitas sebagai syarat sebagaimana yang kita saksikan dalam pernikahan tadi. Contohnya,kamu, kamu bisa saja toh mencintai orang-orang  yang sudah dari sono-nya saling cita dengan kamu, misalnya; ibumu, ayahmu, anakmu, adik dan kakakmu dengan tanpa syarat?  Termasuk juga dengan orang yang kamu kagumi dan senangi,  kamu bisa saja jatuh cinta kepada seseorang yang bahkan mungkin tidak mengenal dirimu bukan?

Baca juga :   Alam Semesta Sebagai Hologram - Kita Ada tapi Tidak Ada?

Karena itu hargailah pernikahanmu sepanjang pasanganmu bertanggung jawab kepadamu dan kepada anak-anakmu, matikan TV dan jangan terlalu sering nonton sinetron korea supaya kamu tidak terlalu banyak melamun tentang romantisme cinta yang gak jelas dengan mengorbankan pernikahanmu…” terangku, seolah-olah sudah tahu bahwa Nyonya Risauwati ini lagi risau dengan pernikahannya…

“Kok Abang tau sih, kalau saya lagi bermasalah dengan Bapaknya anak-anak?” tanya Risauwati sambil melirikku dengan matanya yang mengggoda…

iihhhhh macam mana ini?
ihhh sereeeeemmmmm, tooloooooonggg…toolooooooooooong…

Too Long?

Oohh NO!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.