Manusia Tempatnya Salah dan Dosa – Diantara DOSA dan KEJAHATAN?

Manusia Tempatnya Salah dan Dosa
Manusia Tempatnya Salah dan Dosa

SALAH dan DOSA – Barusan keponakan saya “merajuk” sama bundanya untuk minta dipindahkan sekolah ke Pasantren. Sebuah permintaan yang baik, kata bundanya…

“Duhai anakku, itu sebuah permintaan yang baik. Tapi cayang, kamu kan masih kecil, tunggu sampai selesai SD dulu yah”, Bujuk Bundanya.

Keponakan saya mengganggukkan kepalanya dengan pelan sambil menoleh kearah saya seakan mau minta dukungan.

“Ya sudah ya cayang, bunda mau berangkat kerja dulu”, lanjut bundanya sambil bergegas kearah mobilnya dan kemudian dada…dada…bundanya melambaikan tangan dari dalam mobil kearah kami…

Ponakan saya balas melambaikan tangan ke arah bundanya,”dada Bunda….”

Ponakan saya kemudian membalikkan badannya kearah saya yang sedang duduk di serambi depan rumah. Dari garasi dia sudah teriak, “Oom…!”

“Iya sayag, kenapa?” balasku…

“Om harus dukung ya supaya adik bisa masuk pasantren…” pintanya.

Sambil tersenyum saya menganggukkan kepala, “tentu saja sayang. Om akan dukung semua yang bersifat baik. Lha, kalau boleh tau kenapa adik tiba-tiba ingin masuk pasantren?” Selidikku…

Wajah ponakan saya tiba-tiba jadi berubah. “Sebenarnya Om…sebenarnya adik lebih suka dirumah dengan mama dan papa, tapi kata bunda adik sudah banyak dosa. Adikt takut masuk neraka Om. Adik harus masuk pasantren supaya adik tidak berdosa lagi…” lanjutnya.

“Hmmmm…. Gitu ya sayang?” balasku dengan lembut…, ponakan saya kemudian mengangukkan kepalanya sebagai tanda menguatkan apa yang dia sampaikan tadi.

Baca juga :   Ilmu adalah Cahaya - Yang Seharusnya!

“Adik, dalam hal usia, Bundamu benar. Adik masih kecil dan nampaknya Bundamu khawatir berpisah denganmu karena Bunda sangat sayang sama adik…” jelasku kemudian…

“Tapi Dik, karena Bundamu tadi buru-buru mau berangkat kerja, Bundamu mungkin salah ucap, anak sekecil adik pastinya belum terkena hukum dosa dan berdosa. Kalau berbuat salah itu mungkin saja terjadi. Tapi Dik, tidak setiap kesalahan itu akan menimbulkan dosa…, apalagi untuk anak kecil dibawah 12 tahun seperti adik”.

“Adik anak yang baik kok, tidak dosa dan tidak juga banyak dosa…, dan kalaupun adik berbuat salah, kebanyakan kesalahan yang adik lakukan bukanlah dengan sadar dan sengaja. Itu semua karena adik belum tahu bahwa itu adalah sebuah kesalahan…” terangku lagi…

“Dan satu lagi dik, kalau adik mau berbuat baik dan masuk sorga, adik gak harus kepasantren juga kali…”, lanjutku. “Adik bisa berbuat baik mulai dari sekarang dan dari rumah ini…”

Dan ponakan saya mulai tersenyum, nampak semangat dan harapannya mulai pulih kembali…, “makasih ya Om” katanya bersemangat sambil memeluk saya.

Hmmm….saya ikut menarik napas lega dan balas memeluk hangat keponakan saya…

Terkadang kita sebagai orang tua memang sering lupa membedakan, bahwa ada dua hal penting yang harus dibedakan; yang pertama adalah DOSA, dan yang kedua adalah KEJAHATAN.

KEJAHATAN sudah pasti berbuah dosa, tetapi kesalahan tidaklah secara otomatis menjadi dosa. Kesalahan tidak selalu berbentuk dan membentuk kejahatan.

KESALAHAN adalah diluar konteks KEJAHATAN dan DOSA

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.