Minta Kembali ke Dunia – Sejatinya adalah Jalan Menuju ke Surga

Minta Kembali ke Dunia
Minta Kembali ke Dunia

Minta Kembali ke Dunia – Dulu belanda sering membicarakan langit dan bumi adalah dua hal yang terpisah!
‘Kamu irlander yang penting sholat dan sedekah yang betul. Sana!, ndak usah urus urusan duniawi,’ demikian ‘perintah’ dari menir-menir londo jaman tempoe doeloe kepada papi dan mami serta kakek dan nenek kita 🙂

Supaya tertib sholatnya dan jangan sempet menjadi masyarakat yang maju dan berbudaya , maka belanda membangun banyak masjid yang bagus-bagus.

‘Dan kowe pak tani, kerja yang keras…biar cepat panen dan ik beli you punya rempah-rempah, niy uang mukanya…’ begitu kita dengar dari film-film bertema sejarah penjajahan belanda di era tahun 80-an…

Kemarin bapaknya yang petani, sekarang dia menjadi petani dan sesok anaknya juga menjadi petani…
Supaya jangan sempet mikir tentang potensi dirinya…maka belanda “nyogok masyarakat dengan uang ijon”

Sehingga orang jaman sekarang menyimpulkan bahwa memang terpisah urusan dunia dan akherat. bahkan matematikanya juga terpisah dan berbeda 🙂

Sehingga orang jaman sekarang menyimpulkan bahwa kerja keras juga sudah tidak bisa diharapkan…pak tani dan tukang becak sebagai bukti nyatanya 🙂

Sehingga orang jaman sekarang menyimpulkan bahwa kerja cerdas juga sudah tidak bisa menolong, masih banyak sarjana yang stress di ujung jembatan sana 🙂

Sehingga orang jaman sekarang menyimpulkan bahwa kerja iklas lah jalan satu-satunya untuk melengkapi kedua jalan yang sudah bermasalah itu 🙂

Baca juga :   Menolak Kebenaran sama dengan Kafir!

Padahal kalau kita ingat apa yang dikatakan Al-quraan pada surat al-baqarah ayat 167, dikatakan bahwa :

“Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: “Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami.” Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan ke luar dari api neraka. ”

Orang yang tadinya norak hidup didunia, dan seyogyanya bakalan direbus di neraka, TIDAK Lantas  MENGATAKAN  “Tuhan tolong masukkan kami ke surga” , tapi mereka mengatakan “Tuhan , kembalikanlah kami ke dunia”

Kenapa mereka yang akan digoreng di neraka tidak minta dimasukkan kesurga?
Ehh…Lho kok malah minta balik ke dunia?

Apa ndak lebih enak disurga dari pada didunia ?

Karena ternyata ‘akherat’ itu hanyalah sebuah istilah dari sebuah perjalanan yang satu…yakni keseimbangan hidup 🙂

Kita lihat teori keseimbangan ini dalam rumus :

Jika A dan B sama dengan C , maka ketiganya adalah sama. Artinya jika kembali kedunia sama dengan mendapatkan jalan ke surga, maka sesungguhnya surga itu adalah sama dengan jalan.

# Minta Kembali ke Dunia  by Mat Peci  |      Minta Kembali ke Dunia   Posted at www.imankha.com

2 komentar untuk “Minta Kembali ke Dunia – Sejatinya adalah Jalan Menuju ke Surga

  1. sdkt komen sob..mhn maaf klo keliru…
    1.Kenapa mereka yang akan digoreng di neraka tidak minta dimasukkan kesurga?
    Ehh…Lho kok malah minta balik ke dunia?
    ..minta kembali kedunia bukannya kamsudnya biar ada kesempatan untuk memperbaiki amalnya lagi di dunia?? walau sdh tdk mungkin lg sih..

    2.Apa ndak lebih enak disurga dari pada didunia ?…
    ..tdk mungkin bs kesurga dg catatan amal yg sdh masuk kategori kafir ,dzalim, musyrik dll..

    3.Jika A dan B sama dengan C , maka ketiganya adalah sama. Artinya jika kembali kedunia sama dengan mendapatkan jalan ke surga, maka sesungguhnya surga itu adalah sama dengan jalan.

    ..keliatannya rumus diatas tdk bs diaplikasi sblm ada gambaran dl A apa, B apa & C nya apaan..biar analisanya lbh bagus..jd tdk langsung surga equivalen dg jalan..

  2. Dulu kakek,nenek say selalu mengatakan bahwa yang dinamakan surga atau neraka itu adalah dunia ini dimana kita hidup. Seandainya sewaktu kita hidup ini dalam keadaan sehat dan tentram berarti kita itu hidup di surga. Tetapi kalau kita selalu merasa kurang, merasa kewatir, selalu merasa tidak tentram dan selalu sakit lebih lebih sakit yang sulit tersembuhkan itu berarti kita hidup di neraka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.