Takdir – Kebebasan Manusia vs Ketetapan Tuhan?

Takdir
Takdir

Takdir – Kemerdekaan atau kebebasan adalah merupakan kenikmatan yang termahal yang pernah dimiliki oleh umat manusia. Sepanjang sejarah kehidupan manusia kita telah menyaksikan bersama bagaimana orang-orang diseluruh dunia, lintas ras, bangsa, bahasa bahkan agama yang telah rela mengorbankan seluruh harta, darah bahkan nyawanya sekalipun demi sesuatu yang disebut dengan kemerdekaan atau kebebasan.

Diantara Kemerdekaan dan Keterpaksaan

Rasanya hidup ini akan menjadi sangat terganggu dan bahkan sering sekali menjadi sangat menyakitkan jika seluruh gerak gerik dan aktifitas hidup kita di tentukan dibawah kekuasaan pihak lain.

Kita bisa bayangkan betapa menyeramkan dan menakutkannya hidup dibawah cengkraman Harimau yang lapar ditengah hutan belantara atau bagaimana menyakitkannya berada dibawah kendali kekuasaan penjahat yang tidak berperikemanusian yang telah menguasai seluruh aktifitas kehidupan kita, seluruh gerak gerik dan aktifitas kita harus selaras dan sesuai dengan arahan dan kemauan sipenjahat, tidak ada lagi yang tersisa dan tidak ada lagi harapan untuk bisa selamat kecuali semuanya tergantung kepada kemauan si penjahat.

Manusia sejak jaman dulu kala sampai abad milinium ini lebih banyak mengetahui bahwa rasa takut sedemikian rupa atas cengkraman “pihak lain” itu datangnya selalu berasal dari binatang buas dan dari manusia yang super kuat dan berkuasa plus jahat lagi. Namun demkian, walaupun cengkraman itu datangnya “hanya” dari binatang buas dan penjahat yang tidak berperikemanusian, tetapi sejarah telah mencatat bahwa teror yang telah dihasilkannya juga sangat luar biasa.

Baca juga :   Mutazilah-Allah Memberi Balasan

Itu baru cengkraman dari “penguasa” yang terlihat. Akan lain halnya lagi jika manusia merasa dikuasai oleh suatu kekuatan yang Maha Dahsyat dan yang Maha Berkuasa plus tak terlihat, yang telah menguasai dan mengendalikan seluruh hidupnya dari alam yang ghoib baik diwaktu siang maupun diwaktu malam, diwaktu tidur maupun diwaktu terjaga, diwaktu sendiri maupun didalam kumpulan orang banyak, pastilah keadaan semakin parah, semakin menakutkan dan semakin menggetarkan jiwa. Dalam situasi seperti ini pastilah sudah tidak adalagi peluang untuk lolos dan selamat.

Demikianlah situasi dan jalannya nasib seseorang jika dia berada dibawah kendali penuh dan obsolut oleh suatu kekuatan yang berasal dari luar dirinya. Dan pertanyaan sekarang adalah apakah betul bahwa semua aktifitas hidup manusia tanpa terkecuali dikuasai dan dikendalikan penuh oleh kekuatan yang maha dahysat dan ghoib, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa?

Benarkah segala sesuatu yang ada dialam ini semuanya sudah diatur sedemikian rupa, sudah direncanakan sedemikian ketat dan telah digariskan “nasib”-nya sesuai kehendak yang Maha Kuasa dan yang Maha Ghoib, yaitu Tuhan semesta alam. Selanjutnya, benarkah akhirnya seluruh perbuatan manusia dan seluruh karakteristiknya juga sudah disetting dan disekenariokan sedemikian rupa sesuai kehendak Tuhan yang Maha Berkuasa?

Atau, Apakah yang berlaku adalah sebaliknya? Bahwa seluruh manusia bebas melakukan apa saja dan dimana saja sekehendak hatinya. Apakah manusia memiliki kebebasan yang sempurna sehingga dengannya manusia dikatakan sebagai makluk yang terbaik diantara semua makluk Tuhan yang maha kuasa?

Baca juga :   Mutazilah - Akal Dapat Menentukan Mana Yang Baik dan Buruk

Atau apakah ada celah lain dari dua kemungkinan tersebut? Apakah ada kemungkian teori ketiga, Jika iya bagaimana kita harus menjelaskannya?

.;. takdir

# Takdir – Diantara Kemerdekaan dan Keterpaksaan Published on www.imankha.com

BERSAMBUNG…

Leave a Reply

Your email address will not be published.